Usai Dilantik, Ini yang Dikebut Khofifah untuk Jawa Timur

INFONAWACITA.COM – Tak menunggu lama, usai dilantik Rabu Sore (13/2/2019) kemarin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wagub Emil E. Dardak akan langsung bekerja untuk kemajuan daerahnya.

Khofifah mengaku sudah memiliki program kerja untuk 99 hari kepemimpinan di Jawa Timur (Jatim), yang dibaginya dalam 3 (tiga) periode, yaitu periode 33 hari pertama, kedua dan ketiga.

“Ada hal-hal yang kita sebetulnya bisa lakukan pada tataran percepatan respon yang dilaporkan disampaikan oleh masyarakat,” kata Khofifah kepada wartawan usai pelantikan dirinya oleh Presiden Jokowi seperti dimuat Setkab.go.id.

“Jadi, kita berharap bahwa comment room saat ini koordinasinya ada di Kominfo (Kementerian Kominfo, red) itu bisa menyatukan layanan-layanan dan termasuk adalah percepatan-percepatan respon lewat sistem yang kita sebut CETAR atau Cepat, Tanggap dan Responsif,” lanjutnya.

CETAR, ungkap Khofifah, terkait dengan PIRT, terkait dengan izin pom, terkait dengan izin sertifikasi halal. Kemudian layanan kesehatan, Khofifah mengaku melihat waiting list dari layanan-layanan kesehatan terutama misalnya kanker, jantung dan seterusnya.

Maksimalkan Layanan Kesehatan

Ia menyebutkan, Jawa timur punya teaching hospital dua, yaitu RSUD Dr. Soetomo dan RSUD Saiful Anwar. Khofifah berharap bahwa tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim bisa meluaskan rumah sakit milik Pemprov di Pamekasan itu, dari tipe C menjadi Tipe B. Dengan demikian, masyarakat Madura bisa mendapatkan percepatan layanan baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif.

Beberapa hal terkait layanan-layanan kesehatan, menurut Gubernur Jatim itu, akan dimaksimalkan, karena ini seiringan dengan IPM (Indeks Pembangunan Manusia), yang saat ini Jawa Timur masih terendah diantara provinsi se Jawa.

Untuk layanan pendidikan, Khofifah Indar Parawansa mengemukakan, saat ini Guru Tidak Tetap, (GTT) yang masih PTT (Pegawai Tidak Tetap) di Jawa Timur itu ada 21.700. Dari jumlah tersebut yang sudah dapat support dari APBD Provinsi ada 7.800.

“Insyallah APBD tahun ini sudah semuanya tercover. Itu adalah hasil koordinasi yang sangat baik antara kami, saya dan Pak Emil dengan Pakdhe Karwo (Soekarwo, Gubernur Jatim periode 2014-2019, red),” terang Khofifah seraya menambahkan, itu akan menjadi bagian dari 33 hari pertama.

Artikel Asli

News Feed