Proklamasi RI 1945 di Indramayu

Jalurpantura.com, Indramayu – Serangkaian peristiwa yang terjadi pada Perang Dunia II yang terjadi dari tahun 1939-1945, akhirnya membuat Jepang semakin tersudut. Bahkan, negeri matahari terbit itu benar-benar bertekuk lutut pada Sekutu, setelah dua kota pentingnya dihancurkan oleh bom atom—Nagasaki dan Hiroshima. Sejumlah wilayah yang tengah diduduki oleh Jepang pun mengalami vacum of power, termasuk Indonesia.

Mendengar informasi kekalahan ini, para founding father mengambil langkah yang berani dengan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jakarta. Namun, keterbatasan teknologi pada saat itu membuat berita proklamasi tidak menyebar dengan lancar. Di beberapa daerah, informasi mengenai proklamasi bahkan baru sampai puluhan hari kemudian.

Di Indramayu, desas-desus itu baru sampai hari berikutnya tanggal 18 Agustus 1945 melalui siaran radio. Proklamasi Indonesia menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Berita yang tersebar itu ditanggapi secara beragam. Ada yang menyambutnya dengan suka cita, namun ada pula yang mencibirnya dengan sinis, dianggap sebagai bualan murahan.

Simpang siur mengenai berita Proklamasi Republik Indonesia di Indramayu baru berakhir saat ada utusan yang datang ke Indramayu dan membenarkan informasi tersebut. Utusan Republik Indonesia dari Keresidenan Cirebon itu Pak Ronggo.

Pak Ronggo utusan RI dari Keresidenan Cirebon itu mengamanahkan teks proklamasi Indonesia dan meminta Bupati Dr. Murjani untuk membentuk sebuah badan perwakilan pemerintah yang baru diproklamirkan itu, guna menyebarkan berita proklamasi ke seluruh wilayah Indramayu.

Pada tanggal 20 Agustus 1945, panitia-panitia yang telah ditunjuk dalam rapat sehari sebelumnya, diharuskan segera pergi ke setiap kecamatan untuk melaksanakan tugasnya. Sesampainya di tempat tujuan, para panitia mempersiapkan prosesi dan kemudian melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih serta membacakan teks proklamasi Indonesia secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu, baik di pusat kota maupun kecamatan-kecamatan.

Upacara pengibaran bendera dan teks proklamasi di Pendopo Indramayu dilakukan pada pukul 10.00 WIB di Alun-alun Timur yang dibacakan oleh Pak Ronggo dan disaksikan oleh Bupati Dr. Murjani. Sejak saat itu, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia benar-benar menggema dan meluas ke seluruh pelosok Kabupaten Indramayu. [MP/Buku Sejarah Indramayu]