Polres Indramayu Terus Melakukan Penertiban Warem, Razia Miras dan Knalpot Bising

Jalurpantura.com – Di bawah kepemimpinan Kapolres Indramayu yang baru yakni AKBP Arif Fajarudin, intensitas penertiban warem (Warung remang-remang), razia miras (minuman keras) dan razia knalpot bising terus dilakukan.

Hari ini Sabtu (15/07/2017) Polres Indramayu beserta yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Indramayu Kompol Ricardo Condrat. Y, SH, SIK, MH melakukan penertiban warem (warung remang-remang) di Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu.

Tidak hanya oleh pihak kepolisian resort Indramayu tetapi juga diikuti oleh Satpol PP dan Kodim Indramyu. Penertiban ini tidak mengalami kendala karena mereka yang tinggal di warung remang-remang sudah diperingatkan terlebih dahulu dan mereka menggunakan bahu jalan untuk aktivitasnya.

Hari Jumat (14/07/2017) kemarin Polsek  Losarang, melakukan razia miras di beberapa lokasi cafe dan tempat hiburan malam yang berada di Kecamatan Losarang. Dalam kegiatan razia miras yang dipimpin oleh Iptu Elfian Ali SH, beserta beberapa personilnya menggeledah satu persatu cafe atau tempat hiburan malam yang berada di wilayah hukumnya.

D alam razia tersebut polisi berhasil mengamankan 157 botol miras berbagai macam merk dan 10 liter tuak siap edar. Selanjutnya ratusan botol miras tersebut akan disita dan nantinya akan diserahkan ke Mapolres Indramayu guna dimusnahkan. Kapolsek Losarang Kompol I ketut Sumadana SH mengatakan. Kegiatan serupa akan terus dilakukan oleh jajarannya agar terciptannya situasi Harkamtibmas yang kondusif di wilayah hukumnya.

Di wilayah hukum Indramayu kini juga sedang gencar-gencarnya razia knalpot bising yang sudah mengganggu ketentraman warga hingga memancing emosi warga setempat. Pihak kepolisian menindak tegas terhadap pengguna knalpot modifikasi itu dengan menyuruh pengguna sepeda motor tersebut untuk mencopot knalpot di tempat.

Bekas knalpot bising tersebut kemudian disita untuk selanjutnya dimusnahkan. Bahkan knalpot bising dari hasil razia tersebut terlihat menggunung di Polres Indramayu dan siap untuk dimusnahkan. (Ddo/Foto Polres Indramayu).