Pemuda Ini Mewakili Indramayu Untuk seleksi pemilihan Pemuda Pelopor Jawa Barat 2017

Jalurpantura.com -  tahun ini Kabupaten indramayu mengirimkan tiga peserta untuk mengikuti kegiatan seleksi pemilihan Pemuda Pelopor Jawa Barat 2017 salah satunya adalah Surahman Arip , pemuda ini keseharianya menjadi Guru di SMK PUI Haurgeulis tapi di selah selah kegiatan mengajar dia bersama beberapa kawan-kawannya yang tergabung dalam komunitas Ngampar Boekoe setiap minggu paginya melakukan kegiatan Literasi yang bertempat di Alun alun Haurgeulis .

Kepada jalurpantura.com dia mengatakan bahwa rendahnya minat baca di masyarakat Indramayu ini di samping pengaruh gadget yang sekarang ini memang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan juga karena faktor jauhnya akses masyarakat terhadap buku, untuk itu Ngampar Boekoe hadir sebagai penyambung jarak tadi .

Persoalan rendahnya minat baca yang ada di masyarakat sebenarnya bukan hanya menjadi persoalan lokal Indramayu saja, bahkan isu rendahnya minat baca ini sudah menjadi isu nasional sebab menurut survei yang di lakukan UNESCO tahun 2016 , minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 % atau menempati terendah kedua  dari  61 negara yang disurvei .

Pemerintah Kabupaten Indramayu sendiri sebenarnya sudah banyak bergerak untuk menangani masalah ini dan melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Indramayu sendiri sekarang ini mencanangkan program Gerbang Maca sampai pertengahan tahun 2017 ini sudah membantu 250 perpustakaan yang tersebar di Perpusdes , Perpusmat , Dinas-dinas, masjid dan juga komunitas komunitas Literasi yang ada di Indramayu bahkan tahun 2016 kemarin Bupati Indramayu di anugerahi sebagai Bunda Literasi oleh Ibu Gubernur Jawa Barat atas usahanya tersebut .

Surahman Arip sendiri mewakili Indramayu di kompetisi Pemuda Pelopor Jawa Barat 2017 ini di bidang pendidikan dan di harapkan kehadiran beliau dapat menjadi inspirasi bagi pemuda pemudi yang ada di indramayu lainya untuk lebih peduli terhadap permasalahan ini (Joko/Arpusda)