PD BWI, Raih Untung 1 Miliar Dalam Satu Bulan

Jalurpantura.com - BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Kabupaten Indramayu yakni PD BWI atau singkatan dari  Perusahaan Daerah Bumi Wiralodra Indramayu mencatatkan prestasi penting pada tahun 2018 ini. Jika selama ini sering disorot karena terus merugi, tetapi pada  bulan Juli 2018 ini berhasil meraih keuntungan hingga 1 miliar.

Laba bersih yang didapat oleh PD BWI pada bulan Juli 2018 tersebut mencapai Rp.1.009.825.266. Keuntungan ini didapat dari lima unit usaha yang dikelolanya, yakni Rice Milling Unit atau penggilingan padi, Batching plant (Jasa Pengecoran), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE), Penjualan pupuk, serta agen gas Koperasi Karyawan (Kopkar) Wiralodra,demikian ungkap Surya Direktur Operasional PD BWI.  

Selain itu, keuntungan PD BWI juga berasal dari anak perusahaannya yakni PT Mitra Bumdes Indramayu yang memiliki unit usaha jual beli gabah, beras dan telur ayam negeri. Total keuntungan dari anak perusahaan tersebut mencapai Rp.409.877.650.

Keuntungan PD BWI diprediksi akan terus meningkat mengingat saat ini PD BWI baru bisa memproduksi beras sebanyak 600 dari 2.000 ton per bulan yang dibutuhkan konsumen. Untuk memenuhi kebutuhan konsumen sebanyak 1.400 ton beras dan kekurangan kapasitas produksi, PD BWI menggandeng  25 tempat penggilingan padi (heler) yang ada di wilayah Indramayu.

Selama ini baru ada 20 heler yang telah membuat kontrak perjanjian dalam memenuhi kebutuhan beras kepada konsumen. Pasar beras PD BWI bukan hanya Indramayu tetapi di beberapa daerah Jawa Barat seperti Subang, Bekasi, Majalengka, Cirebon dan Bandung. Bahkan beras andalan PD BWI hingga ke Jakarta dan provinsi lain.

Saat ini PD BWI melakukan berbagai kerjasama dengan pihak lain untuk meningkatkan pendapatan perusahaan sehingga PD BWI akan terus memperoleh laba dan menjadi salah satu BUMD yang sehat di Indramayu dan bisa bersaing dengan perusahaan lain di Jawa Barat.