Indramayu Gelar Panen Perdana Musim Tanam 2017/2018, PD BWI Siap Menampung

Indramayu merupakan salah satu lumbung padi terbesar di Jawa Barat. Oleh karena itu pemerintah daerah provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat memberikan perhatian khusus kepada kabupaten Indramayu dengan memberikan berbagai bantuan baik berupa peralatan pertanian hingga modernisasi saluran irigasi.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berperan aktif dalam hal meningkatkan hasil produksi padi dengan cara memberikan bantuan peralatan pertanian, pemberian bibit padi, penyuluhan kepada para petani, hingga perbaikan irigasi.

Walaupun saat ini sedang musim kemarau tetapi beberapa daerah di Indramayu ada yang melakukan panen perdana musim tanam 2017/2018 tepatnya di Blok Singa Jaya Desa Purwajaya Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu.

Kegiatan panen perdana yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 20 Oktober 2017 lalu ini dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah dan Ketua DPRD tingkat II Indramayu H. Taufik Hidayat, SH., M.Si. Selain itu acara panen perdana juga dihadiri oleh pihak Danramil, Kapolsek, dinas dan instansi terkait.

Pada kesempatan ini, bupati Indramayu meminta kepada petani agar bisa mengatur strategi dalam memulai musim tanam, dan juga dalam menjual hasil panennya. Dia berharap petani bisa menjual padinya kepada perusahaan milik daerah yakni PD BWI (Bumi Wiralodra Indramayu) bukan kepada tengkulak yang harganya di bawah harga pasar.

Pada kesempatan itu Direktur Utama PD BWI (Bumi Wiralodra Indramayu) H. Soen Sudjarwo, ST mengatakan bahwa PD BWI siap bekerjasama dengan petani melalui koordinasi dengan Gapoktan masing-masing wilayah dalam hal pengadaan bibit, pupuk, obat-obatan dan PD BWI sanggup membeli gabah hasil panen dengan harga yang lebih tinggi dari harga tengkulak.  

Sementara di kecamatan Krangkeng dan sekitarnya sedang panen raya, di beberapa tempat lain seperti di Kecamatan Gabuswetan, Bongas, dan Anjatan justru sedang melakukan percepatan musim tanam padi masa tanam bulan Oktober 2017 hingga Maret 2018 dengan menggunakan benih padi yang tahan terhadap wereng dan cocok dengan cuaca di kabupaten Indramayu. (Ddo)